Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) merupakan perguruan tinggi kedinasan yang banyak diminati oleh calon taruna dari seluruh Indonesia. Prospek kerja yang jelas, kesempatan berkarier di lingkungan Kementerian ATR/BPN, serta reputasi STPN sebagai lembaga pendidikan pertanahan terbaik membuat persaingan ujian masuk STPN semakin ketat setiap tahun. Untuk bisa lolos, peserta harus mempersiapkan diri secara menyeluruh—mulai dari kemampuan akademik, ketahanan fisik, hingga kesiapan mental.
Mengapa Banyak Peserta Mengincar STPN?
STPN dikenal sebagai kampus yang menghasilkan tenaga profesional di bidang pertanahan, seperti ahli survei, pemetaan, pengolahan data geospasial, hingga administrasi pertanahan. Tidak hanya unggul secara akademik, lulusan STPN juga memiliki peluang besar untuk bekerja di instansi pemerintah maupun lembaga yang bergerak di bidang geospasial dan pertanahan.
Tingginya peminat setiap tahun menyebabkan ujian masuk STPN menjadi kompetitif. Karena itu, calon peserta harus memahami pola seleksi sekaligus menyiapkan strategi persiapan yang matang.
Tahapan Seleksi dalam Ujian Masuk STPN
Berikut beberapa proses seleksi yang umumnya diikuti peserta:
1. Seleksi Administrasi
Tahapan awal yang memastikan seluruh dokumen peserta lengkap dan sesuai persyaratan. Kesalahan kecil bisa membuat peserta gagal melanjutkan ke tahap berikutnya.
2. Tes Akademik
Bagian ini merupakan inti dari ujian masuk STPN, meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta pengetahuan umum. Matematika biasanya menjadi tantangan terbesar sehingga memerlukan persiapan lebih serius.
3. Tes Kesamaptaan
Tes ini untuk mengukur kebugaran fisik peserta, termasuk lari, push-up, sit-up, dan tes ketahanan lain yang menguji kekuatan tubuh.
4. Tes Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan peserta fit dan mampu mengikuti seluruh kegiatan STPN yang banyak melibatkan aktivitas lapangan.
5. Tes Psikologi atau Wawancara
Tahap ini menilai karakter, motivasi, serta kesiapan mental peserta menghadapi pendidikan kedinasan.
Memahami tahapan tersebut akan membantu peserta merancang persiapan yang tepat untuk menghadapi ujian masuk STPN.
Tips Persiapan Agar Lolos Ujian Masuk STPN
Berikut cara efektif meningkatkan peluang kelulusan:
1. Kuasai Matematika Secara Mendalam
Karena Matematika memiliki porsi besar dalam ujian masuk STPN, peserta perlu menguasai dasar, rumus penting, hingga variasi soal tingkat lanjut.
2. Rutin Berlatih Soal
Mengerjakan latihan soal dapat membantu memahami pola pertanyaan dan meningkatkan kecepatan berpikir.
3. Siapkan Fisik Sejak Dini
Kesamaptaan tidak bisa dikuasai secara instan. Latihan fisik rutin akan meningkatkan stamina dan performa.
4. Terapkan Jadwal Belajar Teratur
Belajar dengan sistematis membuat proses persiapan lebih stabil dan efektif dibanding menumpuk di akhir waktu.
Peran Tryout.id dalam Persiapan Ujian Masuk STPN
Untuk memaksimalkan persiapan akademik, peserta sangat disarankan menggunakan platform simulasi seperti Tryout.id. Platform ini menyediakan latihan yang menyerupai ujian sebenarnya sehingga peserta dapat terbiasa dengan format dan tekanan waktu.
Keunggulan Tryout.id antara lain:
- Kumpulan soal yang disesuaikan dengan pola ujian masuk STPN
- Fitur simulasi waktu layaknya ujian asli
- Hasil evaluasi otomatis dan analisis kesalahan
- Akses fleksibel kapan pun sehingga peserta bisa berlatih tanpa batasan waktu
Dengan berlatih di Tryout.id, peserta dapat memantau perkembangan kemampuan mereka, mengetahui kelemahan yang harus diperbaiki, serta membangun rasa percaya diri sebelum menghadapi ujian masuk STPN sesungguhnya.
Mengikuti ujian masuk STPN memerlukan persiapan serius dari berbagai sisi. Dengan memahami alur seleksi, memperkuat kemampuan akademik, menjaga kondisi fisik, serta menggunakan platform seperti Tryout.id untuk latihan intensif, peserta memiliki peluang lebih besar untuk berhasil. Persiapan yang konsisten adalah kunci utama untuk meraih impian menjadi taruna STPN dan membangun karier profesional di bidang pertanahan.